Ambassadors List
ASEAN
Investment Law
Press Release
Darmasiswa
BSBI
New Visa Regulation
Visa Application Form
Consular Fees
Indonesian Nationality
Contact
Others
Gema Puspa Nusantara
Gamelan Java
Gamelan Bali
Kolintang
Angklung
Nationality

Pasal 41-42 UU No.12 Th 2006

( Only Available In Bahasa Indonesia )...

Merujuk Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. M.01-HL.03.01 Tahun 2006 tanggal 26 September 2006, bersama ini disampaikan tata cara pendaftaran :

A. Bagi anak memperoleh Kewarganegaraan Ganda Terbatas Republik Indonesia (implementasi Pasal 41 UU No. 12 Tahun 2006) sebagai berikut :
-Diajukan oleh salah seorang dari orang tua / wali anak
-Mengisi formulir permohonan
-Formulir ditulis dalam bahasa Indonesia
-Formulir ditujukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui KBRI / PTRI Wina
-Permohonan Pendaftaran sekurang-kurangnya memuat :

a. Nama lengkap orang tua, alamat tempat tinggal salah seorang dari orang tua atau wali anak, tempat dan tanggal lahir serta kewarganegaraan kedua orang tua.

b. Nama lengkap anak, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, status perkawinan anak serta hubungan hukum kekeluargaan anak dengan orang tua dan kewarganegaraan anak.

6. Lampiran
a.1 (satu) lembar akte kelahiran anak yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penterjemah resmi sekiranya anak tersebut lahir di Austria / Slovenia (atau di negara lain)
b.1 (satu) lembar akte perkawinan / buku nikah / akte perceraian / surat talak (perceraian) atau keterangan / kutipan akte kematian salah seorang dari orang tua yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh penterjemah resmi
c.Bagi anak yang telah berusia 16 (enam) belas tahun harus dilengkapi dengan surat pernyataan dari orang tua bahwa anak belum kawin
d.1 (satu) copy paspor Indonesia dari orangtuanya yang masih berlaku
e.6 (enam) lembar passfoto anak terbaru ukuran 4 x 6
f.1 (satu) copy kutipan akte pengakuan atau penetapan pengadilan yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penterjemah resmi (sekiranya dokumen tersebut dalam bahasa asing) terhadap anak yang melalui proses pengakuan atau pengangkatan.

CATATAN : BAGI ANAK YANG LAHIR SETELAH UNDANG UNDANG TERSEBUT BERLAKU (11 AGUSTUS 2006), ANAK TERSEBUT OTOMATIS SEBAGAI WARGANEGARA REPUBLIK INDONESIA DAN MEMPEROLEH PASPOR REPUBLIK INDONESIA TANPA MELALUI MEKANISME YANG DIATUR PADA PASAL 41, HANYA PERLU MENGISI FORM PERMOHONAN PASPOR RI DENGAN MELAMPIRKAN COPY AKTE PERNIKAHAN ORANG TUA (TELAH DILEGALISIR OLEH MAGISRAT)COPY AKTE KELAHIRAN ANAK (TELAH DILEGALISIR OLEH MAGISRAT)COPY MELDEZETEL ORANGTUA (DILEGALISIR OLEH MAGISRAT)PASFOTO UKURAN 3 x 4 (4 LEMBAR) DAN BIAYA PASPOR € 30,-


B. Memperoleh Kembali Kewarganegaran Republik Indonesia ( implementasi Pasal 42 )
1.Mengisi formulir permohonan
2.Ditulis dalam bahasa Indonesia
3.Permohonan sekurang-kurangnya memuat :
-Nama lengkap, alamat tempat tinggal pemohon
-Tempat dan tanggal lahir serta status kewarganegaraan pemohon
-Pekerjaan pemohon
-Jenis kelamin pemohon
-Status perkawinan pemohon
-Nama isteri / suami pemohon
-Nama anak pemohon yang belum berusia 18 tahun dan atau belum nikah

4. Formulir dilengkapi dengan lampiran :
- Copy kutipan akte kelahiran, surat kenal lahir, ijasah atau surat-surat lain yang membuktikan tentang kelahiran pemohon
- Copy paspor RI, surat bersifat paspor atau surat-surat lain yang dapat membuktikan bahwa pemohon pernah menjadi WNI
- Copy kutipan akte perkawinan / buku nikah atau kutipan akte perceraian atau kutipan akte kematian isteri / suami
- Copy kutipan akte kelahiran anak pemohon belum berusia 18 tahun dan atau belum nikah (diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh penterjemah resmi)
- Pernyataan tertulis setia pada NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan akan membelanya secara sungguh-sungguh dan akan menjalankan kewajiban yang dibebankan negara sebagai WNI dengan tulis dan ikhlas
- Pernyataan tertulis bersedia menanggalkan kewarganegaraan asing yang dimilikinya apabila menerima kewarganegaraan RI
- Daftar riwayat hidup
- Pas foto terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 6 lembar

5. Jika permohonan dikabulkan, pemohon wajib mengembalikan tanda-tanda dokumen atau surat-surat keimigrasian negara asing yang pernah dimilikinya.


Wina, Februari 2006